Oleh: nocompromisegirl | 5 Oktober 2010

Tahadduts bi Ni’mah

Tahadduts bi Ni’mah

Tahadduts bi Ni’mah artinya menampakkan nkmat. Perbuatan ini adalah salah satu perbuatan yang dicintai dan diperintahkan oleh Allah swt. Sebagaimana firman-Nya:
“Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).” (TQS. Adh-Dhuha:11).
***
Sahabat, pernahkah kalian menerima pemberian dari teman, keluarga atau orang tua kalian berupa hadiah? Saya yakin, tidak akan satupun diantara kalian yang akan menjawab dengan jawaban, “Tidak Pernah”. Sahabat, kita adalah salah satu makhluk Allah yang telah dianugerahi potensi berupa naluri untuk saling menyayangi antar sesame. Dan “memberi” adalah salah satu perwujudan dari naluri ini. Tapi sahabat, pernahkah kalian bermuhasabah, sejauh mana kita dapat menghargai atau sekedar mengucapkan kata “Terima Kasih” kepada orang yang telah memberi kita hadiah?
Dulu sewaktu saya masih kecil, kakek saya sering membelikan majalah BOBO. Bahakan sampai berlangganan. Setiap selesai membeca, saya lebih sering kelupaan membereskannya kembali hingga setiap edisi majalah tersebut tersimpan di sembarang tempat.
Sampai suatu waktu, kakek merasa jengkel dengan sikap saya. Spontan beliau berkata,”Majalahnya disimpan yang rapi dong Gie. Kakek itu membelikan kamu majalah untuk kamu baca kemudian dijaga dan disimpan dengan baik. Bukan untuk disimpan di sembarang tempat. Senangkan kakekmu ini sedikit saja dong Gie.” Kalimatnya sederhana tapi “nyesek” banget dan saya tetap mengingatnya sampai sekarang.
Dari kejadian itu, saya belajar bahwa amat penting menghargai pemberia kakek, dan siapapun yang berbuat baik pada kita. Misalnya, setelah dibelikan buku maka alangkah baiknya jika kita mengucapkan terima kasih kemudian membaca, menjaga dan menyimpannya dengan rapi dalam lemari.
Orang yang memberi tentu akan senang jika kita menampakkan ekspresi gembira dan berterima kasih. Itu tanda bahwa pemberiannya bermanfaat bagi si penerima. Meski mungkin pemberiannya pun tak seberapa, tapi bergembira atas pemberiannya termasuk amal saleh.
Orang yang memberi akan sangat kecewa manakala kita berekspresi datar dan dingin. Seolah-olah kita gak menghargai pemberiannya. Apalagi jika memang ternyata kita tidak menghargainya. Mereka pasti akan berduka.
Dan sahabat, jangan coba juga merendahkan pemberian orang lain karma bukan hanya orang lain yang akan marah dengan sikap seperti itu. Allah pun nggak suka. Itu tanda orang-orang yang gak bersyukur atas nikmat Allah.
“Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan,”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti adzab-Ku sangat pedih.” (TQS. Ibrahim:7)
Ga ada salahnya, bahkan itu seharusnya, kita mengucapkan terima kasih atas pemberian orang lain. Meskipun kita kurang berkenan dengan pemberiannya, tetaplah berwajah ceria dan tampakkan rasa gembira.
Sekiranya kita akan menolak, tolaklah dengan perkataan yag halus dan tetap ucakan terima kasih. Gak perlu memberikan komentar yang gak berkenan.
Abu Hurairah ra. Bertutur bahwa Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan selamanya. Jika suka beliau memakannya, jika tidak suka beliau tinggalkan.
Selain mengucapkan terima kasih-bisa dengan ucapan Jazakallah Khairan Katsiraan atau Jazakallah Khairan Jaza-, rasa syukur juga kita tampakkan dengan menikmati pemberiannya. Tunjukkan pada si pemberi bahwa apa yang ia berikan memang bermanfaat bagi kita.
Sahabat, degan bersyukurdan menampakkan nikmat pemberian orang lain pada kita, bukan saja menyenangkan sang pemberi, tapi juga aka membuka lagi pintu-pintu nikmat yang lain. Ini karma Allah amat senang dengan hambaNya yang berbuat demikian, maka Dia aan tambahkan lagi karunia pada hamba-hamba-Nya yang bersyukur.
Sebaliknya, mereka yag gak pandai mensyukuri nikmat-Nya , hanya akan menambah kemarahan dariNya. Bukan saja Allah mencabut segala karuniaNya, tapi juga mengancam aka memberikan adzab yang pedih.
Nah sahabat, mulai sekarang mari kita belajar berterima kasih atas kebaikan yang diberikan orang lain pada kita. Hargai dan tampakkan kegembiraan di hadapannya. Moga-moga Allah memberi kebaikan pada diri kita dan mencatat kita semua sebagai hamba-hamba-Nya yang bersyukur.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: