Oleh: nocompromisegirl | 29 September 2010

Catatan Terakhirku!!

Jika ada yang membaca catatan ini selagi aku masih hidup, tidak usah kaget!

“Allahummaaj’al khoiro ‘umrii aakhirohu wa khoiro ‘aamalii khowaa timahu wa khoiro ayyaamii yauma al qooka fiihi”

Bismillah,,

UntukMu Dzat Tertinggi Yang Maha Indah “Allahumma inni as aluka ‘iisyatan haniyatan wa mitatan sawiyyatan wa maroddan ghoiro mukhziw wa laa faadhih”, “wa as alukal ‘ulaa minal jannah”.

Untukmu Rasul tercinta, Muhammad saw. Sang lelaki sempurna yang selalu kurindui untuk bertemu dengannya. Semoga kelak aku berada pada barisan pengikutmu yang senantiasa taat pada syariahNya dan sekaligus memperjuangkannya.

Untuk kedua orangtuaku. Maaf atas bakti anakmu ini yang belum berarti apa-apa sama sekali di hadapan kalian. “Aku mencintai kalian” dengan sebenar-benarnya cinta. “Aku mengasihi kalian” dengan sebenar-benarnya kasih. Dan “Aku menyayangi kalian” dengan sebenar-benarnya kasih saying. Salam takzimku untuk kalian.

Untuk kakakku. Semoga jarak yang sangat jauh yang Allah bentangkan di dunia fana ini, tidak membuat kita berjauhan pula di akhirat sana. Semoga kelak akan ada pertemuan terindah, di tempat terindah, di saat terindah dan di bawah nauangan keridhoanNya. Salam takzimku untukmu.

Untuk keluargaku, guru-guru kehidupanku- Abu BAkar ash Shiddiq, Ali bin Abi Thalib, Bilal bin Rabbah, Mush’ab bin Umair, Aisyah binti Abu BAkar dan Fathimah az Zahra-, sahabat karibku, teman seperjuanganku dan adik-adikku. Aku bangga pernah mengenal kalian. Semoga ada manfaat besar yang kalian dapat selama mengenal diriku.

Bukan manusia jika tak ada isak tangis saat melepas kepergian. Nemun kumohon, lindungi jasadku dari air mata kalian. Ikhlaskan dan selalu do’akan.

Jika hari ini senja kematian menghampiriku, maka tak usah khawatir. Esok kelak aka nada fajar baru yang dapat menghapus kesedihan dan mengusap air mata kalian.

Hargailah hidup sebagaimana hidup menghargai kalian

Hargailah nyawa sebagaimana ia tetap setia berada di dalam raga hingga Allah berkehendak mencabutnya.

Hargailah perjuangan sebagaimana perjuangan bias menghantarkanmu pada kemuliaan

Hargailah kebersamaan karna boleh jadi, esok yang ada adalah perpisahan

Hargailah setiap pertemuan karna disana ada jalinan ukhuwah yang tak tergantikan

Hargailah setiap apa yang kau miliki, karna boleh jadi suatu saat nanti Allah mengambilnya tanpa kau sadari

Hargailah setiap penyesalan karna biasanya disana ada kesadaran

Hargailah setiap kesedihan karna dengannya kau dapat lebih menghargai kebahagiaan.

“Hargailah maka kau akan dihargai”

Pesanku:

Jangan pernah meminta agar lukamu disembuhkan tetapi mintalah agar Allah menggantinya dengan pahala kebaikan.

“Ajirnaa min hizzyiddunya yaa Robb”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: