Oleh: nocompromisegirl | 18 Maret 2009

CEWEK, JANGAN MAU DIKOMERSILIN……….?!!!!!

D-riser gimana sieh tanggapan kamu tentang cewek? INDAH..mungkin satu kata itu cukup untuk mewakili sederetan kalimat yang dilontarkan sebagaian orang tentang cewek. Bahkan saking indahnya, cewek di zaman kapitalis kaya gini dijadikan komoditi berharga. D-riser suka nonton TV kan? Dari mulai iklan sabun cuci sampe iklan sabun mandi yang nampangin artis2 cewek yang berbusana minim untuk memperlihatkan kehalusan tubuhnya (namanya juga promosi sabun mandi, biar laku kalie ye!), dan semua itu seolah menjadi magnet yang sangat kuat untuk menarik para calon pelanggan. Ga aneh kalo kaum kapitalis menjadikan kaum cewek jadi alat untuk promosiin produk mereka.

Tapi ternyata d-riser, di zaman sekarang ini ga sedikit juga cewek yang rela dengan sendirinya, menawarkan keindahan tubuhnya untuk dikomersilin. Kaya model2 di majalah gitu, alasan mereka, selain pengen tenar juga pengen dapet duit banyak, biasa memang, kaum kapitalis memanfaatkan kelemahan iman dan kesejahteraan hidup yang semakin menurun dengan menina bobokan para korbannya dengan uang.

Nah buat model yang masih belom tenar, sampe merambah dunia periklanan atau modelling, bisa aja tuh kita nego ke pemilik diskotik, untuk diajukan ke majalah syur. Di sini bisa dikatakan terjadi suatu simbiosis mutualisme yaitu kerjasama yang saling menguntungkan. Model jadi ikut tenar+dapet duit. Dan si pemilik diskotik ikut2an dapet rezeki nomplok karna banyak pelanggang yang dateng setelah “peliharaannya” nampang di majalah syur.

Yang jadi pertanyaannya sekarang, tuh anak cewek ga ngerasa di eksploitasi apa? Ga ngerasa jadi korban? Ga ngerasa juga lagi dokomersilin? Lagian pada kemana juga para kaum feminis, ko sepi gto, harusnya mereka bersuara dong untuk membela cewek yang lagi dikorbanin demi kepuasan pengelola industri kapitalis. Kalo ditanya, paling juga alesan mereka: ini kan kebebasan.

Islam memuliakan wanita

Islam memang memperbolehkan cewek untuk berkiprah atau berkarir, asal yang halal sesuai dengan tuntunan Islam dan tentunya ga melecehkan ajaran Islam. Berarti termasuk di dalamnya, kaum cewek ga boleh berkiprah dalam hal yang berbau pornografi/pornoaksi, singkatnya ga buka2an aurat juga.

Prof. TM. Hasby Ash-Shiddiqie dalam bukunya, Lapangan Perjuangan Islam, memaparkan secara tegas kaum cewek untuk membela agamanya

* Kewajiban meninggikan Islam, termasuk di dalamnya kewajiban pada Allah dan RasulNya. Caranya dengan akhlak yang tinggi dan luhur, ilmu dan kecerdasan, amal dan gerak perjuangan.

* Wanita juga punya kewajiban terhadap dirinya. Caranya dengan “mempermak” sisi “ruhani” dan jasmaninya. Mulailah dengan membersihkan jiwa dari segala faham dan kepercayaan khayali. Upgrade juga jiwa kita dengan bekal ilmu dan kecerdasan dengan mendidik dan melatih diri dengan perangai2 mulia dan budi pekerti yang baik serta hiasi dengan nilai2 kesopanan yang luhur. Jangan lupa untuk tetap menjaga penampilan, jangan sampe jadi cewek yang nyebelin dengan berpenampilan seenaknya, sebab itu, kita juga wajib untuk menjaga kebersihan dan kesehatan badan.

* Kewajiban terhadap keluarga dan rumah tangga. Sabda Rasul, “ wanita itu pengurus di rumah tangga suaminya, perempuanlah yang bertanggung jawab atas urusan itu.” Jadi smua urusan rumah tangga itu tanggung jawabnya cewek. Cowok juga boleh aja untuk ikut bantu2, bantu nyuci, bantu masak. Toh dulu juga Rasul sering mencuci pakaiannya sendiri. But tetep aja, tugas utama untuk itu adalah buat para cewek.

* Kewajiban terhadap masyarakat dan pergaulan umum. Cewek juga dirindukan kehadirannya oleh masyarakat sekitar. Karna para wanita juga punya kewajiban untuk berjuang demi kepentingan Islam dan kaum muslimin melalui dakwah, tentunya setelah memenuhi hak diri sendiri, keluarga dan rumah tangganya. Jangan sampe, kamu2 gaul di luar sementara tugas utama di rumah jadi terbengkalai.

But sayang seribu sayang, kebanyakan cewek zaman sekarang lebih seneng untuk jadi budaknya kapitalis. Dengan lebih sering di luar rumah dan mencari uang sebanyak-banyaknya. Bahkan kalo perlu, mereka mau ko mengkampanyekan hidup , karna mereka percaya bahwa dengan menikah bisa menghambat karir.

Oke buat para d-riser cewek, silahkan berkiprah di jalur yang kamu bisa dan mampu untuk menjalaninya, tanpa melupakan aturan Islam. Jangan mau dieksploitasi atau dikomersilin oleh para pengusaha industri kapitalis. Inget lho, bahwa Islam itu sangat memuliakan wanita. Dan Islam tuh, sayaaaaaaaaang banget sama kaum wanita. [hasnaalifah]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: